Cara Membuat BackLink Berkualitas

Cara Membuat BackLink Berkualitas | Find4something.blogspot.com ini merupakan kelanjutan dari Dasar Belajar SEO: Pengertian Backlink. Banyak blog yang telah membahas masalah backlink, dan artikel membuat atau mencari backlink ini merupakan versi blog kumau belajar SEO oleh Kang Andre yang bisa sama atau bisa berbeda dengan yang lain.
Membuat backlink dapat diartikan dengan sengaja membangun atau menanam link (tautan) di website lain yang mengarah ke website kita. Backlink ini merupakan link rekayasa untuk keperluan pemilik website. Macam backlink ini relatif mudah dibangun daripada backlink alami yang dibuat oleh pemilik website lain.
Jika hanya sekedar membuat backlink, ini sebuah pekerjaan mudah. Namun untuk membuat backlink berkualitas, perlu sedikit trik atau pengetahuan yang cukup tentang SEO. Mengapa? Backlink berkualitas pada dasarnya adalah untuk SEO dan teknik SEO adalah untuk mencapai posisi terbaik di halaman website mesin pencari. Dengan memiliki backlink berkualitas merupakan salah satu faktor keberhasilan SEO.
Apakah membuat backlink berkualitas diperlukan?
Untuk saat ini, bagi Google sebagai salah satu web mesin pencari terbesar, backlink masih dianggap penting dan perlu. Backlink dapat sebagai salah satu indikator popularitas sebuah website dan ditunjukkan dengan pengakuan lewat PageRank (PR). Meski bukan satu-satunya penentu SERP Google, PR dibutuhkan untuk melengkapi ranking hasil pencarian Google.
Backlink Berkualitas
Nah, sebelum melanjutkan membaca tulisan ini, saya garisbawahi terlebih dahulu, artikel Membuat Backlink Berkualitas didasarkan dari dan untuk Google. Tapi tidak menutup kemungkinan berlaku juga untuk mesin pencari lain.

Backlink Berkualitas

Awalnya, Google sangat senang dengan website yang berisi edukasi dan yang kaya pengetahuan. Seiring bertambahnya macam-macam konten website, mau tidak mau Google pun mengikuti perkembangan tersebut. Akan tetapi, Google masih memiliki pedoman untuk sebuah website yang dianggap “berkualitas”. Ada beberapa pertanyaan yang akan membantu "masuk ke pola pikir Google" tentang kualitas sebuah website. Baca selengkapnya: SaranGoogle Tentang Kualitas Website
Jika sebuah website telah mendapat predikat “berkualitas” oleh Google, maka backlink yang ada di website tersebut termasuk backlink berkualitas juga. Beberapa ciri-ciri website berkualitas:
  • PageRank (PR) tinggi.
  • Trafik kunjungan ramai.
  • Banyak dipakai sebagai bahan sumber.
  • Berdomain khusus.

Untuk ciri yang terakhir yaitu website ber-domain khusus, seperti: .edu, .gov, .mil, dan lain-lain, Google menganggap website tersebut “dapat dipercaya”. Saya memang belum menemukan referensi yang akurat untuk itu, namun secara logika masuk di akal karena untuk memperoleh domain tersebut memerlukan persyaratan khusus dan tidak semua orang bisa memiliki. Untuk ciri yang lain, sepertinya tidak perlu dijelaskan lagi.
Untuk membuat backlink dari website berkualitas di atas, bukan pekerjaan mudah. Agar kualitas tidak menurun, biasanya website tersebut membatasi pembuatan link oleh pihak lain (pengunjung) dan jika pun memperbolehkan, terkadang dipasang rel nofollow yang membuat robot mesin pencari tidak meluncur ke link tujuan.
Mengapa Perlu Membuat Backlink Berkualitas?
Sebut saja Doni dan Badu, mereka bersama membuat sebuah blog. Agar blog mereka dikenal dan masuk ke posisi SERP yang bagus, masing-masing melakukan optimasi dengan mencari backlink. Si Doni menerapkan strategi membuat backlink 30 setiap hari dengan berkomentar di blog, submit ke social bookmark, dll. Si Badu pun tidak tinggal diam, juga membuat backlink, tapi cukup 1 dalam sehari.
Setelah sebulan dan terjadi update PageRank, masing-masing blog dihargai PR 2 oleh Google. Doni protes karena telah mengumpulkan backlink 900 sedangkan Badu Cuma 30, tapi mengapa PR sama dan menganggap Google tidak adil? Google menjawab, “Coba lihat, dari mana backlink berasal?”
Doni membuat backlink tanpa melihat kualitas website, sedangkan Badu membuat backlink berkualitas dengan memperhatikan website yang akan ditanam link. Meskipun membuahkan hasil sama, namun perjuangan Doni membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Sedangkan Badu santai saja.
Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa membuat backlink berkualitas lebih baik dari pada sekedar membuat backlink. Bahkan sekarang Google pun membuat tools untuk menolak backlink tidak berkualitas yaitu Disavow links tools
Sehubungan panjangnya artikel tentang backlink, saya sambung lagi ke bagian lain tentang cara mencari backlink berkualitas.

Comments